MEDIS UTBK SBMPTN TAHUN 2020 di UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Ditengah pandemi covid-19 yang sedang melanda dunia tak terkecuali Indonesia, LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi) tetap mengadakan UTBK SBMPTN (Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) bagi para calon mahasiswa baru yang ingin mendaftar ke PTN (Perguruan Tinggi Negeri). Universitas Negeri Jakarta pun ditunjuk oleh LTMPT untuk menjadi salah satu penyelenggara UTBK SBMPTN Tahun 2020.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan UTBK SBMPTN Tahun 2020 ini harus memerhatikan beberapa protokol kesehatan. Satu protokol kesehatan yang paling penting sehingga sangat berpengaruh terhadap jadwal pelaksanaan UTBK SBMPTN Tahun 2020 adalah tentang social distancing atau jaga jarak sejauh 1 meter satu dengan yang lainnya. Karena salah satu protokol kesehatan inilah pihak panitia UTBK SBMPTN Universitas Negeri Jakarta merancang sistem ujian untuk tahun ini dengan membagi beberapa tahap dengan jumlah hari yang tentunya lebih banyak bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
UTBK SBMPTN Tahun 2020 di Universitas Negeri Jakarta berlangsung selama 20 hari yang terbagi ke dalam 3 tahap terpisah. Tahap I berlangsung selama 10 hari, dimulai pada tanggal 5 Juli 2020 s/d 14 Juli 2020. Untuk tahap II berlangsung selama 9 hari, dimulai pada tanggal 20 s/d 28 Juli 2020. Sedangkan tahap III berlangsung hanya satu hari saja, yaitu pada tanggal 30 Juli 2020.
Cara ini dilakukan agar disetiap harinya, jumlah peserta ujian tidak terlalu banyak sehingga saat ujian berlangsung, para peserta UTBK SBMPTN Tahun 2020 di Universitas Negeri Jakarta tetap dapat melaksanakan ujian dengan tetap menjaga jarak sejauh 1 meter satu sama lain.
Selain itu, pihak panitia UTBK SBMPTN Universitas Negeri Jakarta juga merekrut tim medis untuk menjadi garda terdepan dalam penerapan protokol kesehatan pada UTBK SBMPTN Tahun 2020 di Universitas Negeri Jakarta dan semua lokasi yang menjadi server cabang Universitas Negeri Jakarta dalam menyelenggarakan UTBK SBMPTN Tahun 2020, yaitu Perbanas Institute, SMKN 7 Jakarta, SMKN 46 Jakarta, SMAN 31 Jakarta dan SMAN 3 Jakarta. Tim Medis yang direkrut adalah 2 orang dari Poli Klinik UNJ dan 22 orang dari KSR PMI Unit UNJ dengan rincian 4 orang tim medis di setiap lokasi (Pustikom dan 5 server cabang) serta 1 orang dokter professional di setiap lokasinya.
Selama 20 hari ujian berlangsung, sebagai garda terdepan dalam penerapan protokol kesehatan, kami senantiasa melakukan pengecekan suhu tubuh, membagikan faceshield, sarung tangan karet (latex), masker medis dan hand sanitizer kepada seluruh panitia dan peserta ujian serta membantu panitia dalam mengatur jarak para peserta ujian saat berada di ruang tunggu untuk tetap menjaga jarak satu sama lain sejauh 1 meter.

Leave a Comment