Slayer biru, Bukti tekad ku untuk KSR

Slayer
biru, Bukti tekad ku untuk KSR
        Pengambilan Slayer Biru adalah Program
Kerja pertama KSR PMI Unit UNJ Periode 2017-2018 dan diadakan selama 3 hari
pada 9 – 11 Maret 2018 di Gunung Bunder, Bogor. Semangat baru lahir disini,
ya.. bagaimana tidak? Prokeg KSR yang satu ini adalah prokeg divisi PSDM yang
membawa harapan baru. Harapan para calon pengurus yang masih ‘slayer putih’
untuk memberi warna baru di hidupnya. Dengan diambilnya slayer biru nanti,
mereka bukan lagi pengurus magang, melainkan menjadi pengurus tetap. Antusias
para peserta PSB tidak berhenti sampai di PDK. Peserta mengikuti apel pelepasan
pada Kamis, 8 Maret 2018 Pukul 16.00 WIB di lobby WR 3. Apel pelepasan dihadiri
oleh Prof. Dr Achmad Sofyan Hanif selaku pembina apel dan juga tamu undangan
dari teman-teman unit Gedung G serta perwakilan alumni dan anggota KSR PMI Unit
UNJ.
        Keesokan harinya, Petualangan peserta
PSB pun dimulai. Sebelum berangkat kelokasi, ada brifing dari sie Acara.
Peserta PSB juga masing-masing diberi amanah selembar kertas dengan lingkaran
didalamnya yang harus diisi dengan hal positif dan diluar lingkaran diisi hal
negatif yang mereka dapat selama PSB. Peserta PSB atau yang akrab disapa
“Capeng” ini harus menuju ke lokasi PSB dengan bantuan clue clue yang dipegang
oleh para pendamping masing-masing kelompok. Clue pertama peserta diharuskan
menuju pasar haji ten lalu membeli bahan makanan selama mereka PSB setelah itu
capeng berjalan kaki sampai stasiun manggarai. Sesampainya di stasiun, capeng
memecahkan clue kedua yaitu naik kereta sampai stasiun bogor lalu capeng
ditugaskan sosialisasi diluar area stasiun bogor. Hujan pun tak mengalahkan
semangat mereka, setelah sosialisasi capeng menebak clue selanjutnya yaitu
menuju ke segok dengan naik angkot. Selama perjalanan, banyak sekali ilmu yang
didapat selain kesetia kawanan, manajemen waktu juga diperlukan disini.
Me-manage waktu sholat, makan, dan lainnya.
        Sesampainya di segok, mereka lalu menuju
ke sekolah MI Nurul Ihsan dan bermalam dengan bivak kelompok di halaman
sekolah. Keesokan paginya, capeng sosialisasi kesehatan kepada adik-adik MI
Nurul Ihsan.  Dan Tim panitia dibagi
menjadi dua dan yang salah satunya menuju ke SMP Fajrul Islam . Setelah itu,
capeng diberi clue selanjutnya yaitu capeng melakukan navigasi darat untuk
sampai menuju gerbang halimun salak. Capeng melakukan longmarch untuk sampai
kesana, ditengah perjalanan capeng harus menanggung kesalahannya dengan
diisinya gallon kesalahan yang selanjutnya akan terus dibawa hingga kegiatan
PSB selesai. Hujan deras menemani selama perjalanan, hingga menuju depan
gerbang semangat terus membara sambil diteriakannya yel-yel kebanggaan
kelompok.
        Sampai di gerbang halimun salak, capeng
izin masuk dengan petugas disana lalu tak jauh sudah menunggu korlap (kak feli)
untuk mengarahkan capeng menuju Pasir Reungit camp ground. Selama perjalanan,
korlap memberi aba-aba dengan pluit ditambah dengan yel-yel yang menggema
selama short march menuju camp pasir reungit. Sesampainya di Pasir Reungit,
capeng mencicipi ‘feel slayer’ yaitu sejenis ramuan herbal yang memiliki
filosofi slayer biru itu sendiri. Manis, pahit rasanya ketika kita sudah
memiliki slayer biru dan nano-nanonya kepengurusan KSR PMI Unit UNJ. Setelah
itu capeng mengikuti games – games yang bermakna kekompakan, kepemimpinan,
kerjasama dll. Selepas games capeng membuat bivak individu lalu mengikuti
makrab dengan ketua KSR, Wakil Ketua, dan Alumni Anggota KSR PMI Unit UNJ. Di
makrab ini peserta berkesempatan untuk sharing dan menambah pengetahuan baru
dari pengalaman-pengalaman alumni dan anggota KSR PMI Unit UNJ yang lebih dulu
merasakan kepengurusan KSR PMI Unit UNJ.
        Setelah makrab, capeng tidur lalu dini
hari menjelang pagi capeng dibangunkan untuk mengikuti study kasus. Di study
kasus ini capeng diharapkan bias mencari solusi terbaik dari masalah yang
pernah dialami KSR PMI Unit UNJ. Setelah study kasus, capeng diminta
menyerahkan amanah yang sebelum nya diberi dan pertanggung jawaban akan amanah
tersebut. Lalu lanjutkan penegasan komitmen dari masing-masing capeng kepada
BPH. Setelah itu, puncak acara pun dimulai capeng diberikan clue dimana slayer
masing-masing berada. Satu sama lain pun saling membantu namun tidak boleh
mengambil slayer yang bukan miliknya. Akhirnya seluruh capeng pun mendapatkan
slayer birunya masing masing. Dengan tekad yang kuat akhirnya mereka berhasil
mengambil slayer biru dan di sematkan slayernya pada apel penutupan. Akhir
acara, seluruh alumni anggota dan pengurus pun berfoto Bersama. Acara PSB kali
ini semakin lengkap dengan hadirnya alumni KSR terkhusus kak Gatot dari
angkatan 1. Semangat dan Tekad pengurus baru semoga tidak berhenti sampai
disini, besar harapan Keluarga KSR PMI Unit UNJ untuk melahirkan
pengurus-pengurus yang tangguh agar bisa terus menjalankan estafet kepengurusan
KSR PMI Unit UNJ hingga nanti.

Leave a Comment